Kamis, 14 Januari 2016

BEBAN HIDUP PADA LANTAI GEDUNG

TUGAS PRODUKTIF
WIMAR BAGUS SURYA PRATAMA
XI - TKBB
Tabel Beban Hidup pada Lantai Gedung.
a
Lantai dan tangga rumah tinggal, kecuali yang disebut dalam b.
200
kg/m2
b
Lantai dan tangga rumah sederhana dan gudang-gudang tidak penting yang bukan untuk toko, pabrik atau bengkel.
125
kg/m2
c
Lantai sekolah, ruang kuliah, kantor, toko, toserba, restoran, hotel, asrama dan rumah sakit.
250
kg/m2
d
Lantai ruang olah raga
400
kg/m2
e
Lantai ruang dansa
500
kg/m2
f
Lantai dan balkon dalam dari ruang-ruang untuk pertemuan yang lain dari pada yang disebut dalam a s/d e, seperti masjid, gereja, ruang pagelaran, ruang rapat, bioskop dan panggung penonton
400
kg/m2
g
Panggung penonton dengan tempat duduk tidak tetap atau untuk penonton yang berdiri.
500
kg/m2
h
Tangga, bordes tangga dan gang dari yang disebut dalam c
300
kg/m2
i
Tangga, bordes tangga dan gang dari yang disebut dalam d, e, f dan g.
500
kg/m2
j
Lantai ruang pelengkap dari yang disebut dalam c, d, e, f dan g.
250
kg/m2
k
Lantai untuk:  pabrik, bengkel, gudang, perpustakaan, ruang arsip, toko buku, toko besi, ruang alat-alat dan ruang mesin, harus direncanakan terhadap beban hidup yang ditentukan tersendiri, dengan minimum
400
kg/m2
l
Lantai gedung parkir bertingkat:
- untuk lantai bawah
800
kg/m2
- untuk lantai tingkat lainnya
400
kg/m2
m
Balkon-balkon yang menjorok bebas keluar harus direncanakan terhadap beban hidup dari lantai ruang yang berbatasan, dengan minimum
300
kg/m2


Tidak ada komentar:

Posting Komentar